Rabu, 29 Desember 2010

Seorang pria Rusia

Seorang pria Rusia menciptakan sebuah kapsul hari kiamat yang berguna untuk bertahan hidup setelah kiamat seperti pada film 2012.

Evgeny Ubyko, insinyur Rusia, menciptakan kapsul yang dapat dipakai untuk bertahan dari banjir, gempa bumi, kebakaran, dan sejumlah serangan teror.

Insinyur Rusia itu mengatakan bahwa jika serangkaian bencana itu tidak akan terjadi, maka kapsul tersebut dapat digunakan sebagai tempat sauna.

Ubyco mengatakan, mereka memutuskan untuk menciptakan sebuah kapsul dengan biaya sebesar 80.000 dollar AS untuk menyelamatkan masyarakat dari sejumlah bencana yang diperkirakan terjadi pada 2012 dan akan menjadi akhir dari Bumi.

Dia juga berencana untuk menjual kapsul keselamatan itu secara berseri dan telah menunjukkan kapsulnya kepada media Rusia dengan ukuran yang sebenarnya.

Penemuannya mengacu pada ramalan Peradaban Maya yang lenyap yang memperkirakan bahwa pada 2012 akan terjadi kiamat di dunia.

Ubyco mengatakan, sebanyak empat orang dapat hidup dengan aman selama 40 hari di dalam kapsul yang juga tahan terhadap tekanan air dalam, lava, dan bencana besar itu. Demikian catatan online Admincollections tentang Seorang pria Rusia.

Senin, 20 Desember 2010

Meski ada di Hotel Sultan

Meski ada di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, terdakwa Haposan Hutagalung mengaku tidak tahu-menahu soal pembicaraan rekayasa asal-usul uang milik Gayus Halomoan Tambunan yang diblokir penyidik Bareskrim Polri senilai Rp 28 miliar. Pembicaraan itu dilakukan di salah satu kamar di hotel.

Haposan mengatakan, Feber Silalahi mengenalkannya ke Gayus di hotel itu pada Agustus 2009. Ikut pula dalam pertemuan itu James Purba. Selain mengenalkan ke Gayus, kata Haposan, Feber meminta tolong agar dibantu jika Gayus diperiksa oleh penyidik. "Cuma itu aja," kata Haposan di PN Jaksel, Senin (20/12/2010). Menurut dia, tidak ada pembicaraan rekayasa saat itu.

Saat pertemuan itu, menurut Haposan, Feber menanyakan apakah ia punya kawan pengusaha properti. Haposan lalu menghubungi Andy Kosasih, pengusaha asal Batam. Meski telah diminta tolong James, Haposan mengaku tidak tahu untuk apa James meminta dikenalkan dengan Andy.

"Saya telepon Andy suruh datang. Kata dia, kebetulan lagi di Senayan City. 10 menit kemudian dia datang. Saya kenalin Andy (ke Gayus, James, Feber). Terus saya turun temui klien saya. Enggak lama Andy turun, terus saya antar keluar. Saya tanya, ngobrol apa tadi? Dia bilang ada bisnis kecil-kecilan," ucap dia.

Seperti diberitakan, Gayus, Andy, dan Lambertus saat bersaksi mengaku bahwa Haposan terlibat dalam pembicaraan di hotel. Menurut mereka, rekayasa asal-usul uang itu atas inisiatif Haposan. Uang itu diklaim hasil pengadaan tanah di daerah Jakarta Utara antara Andy dan Gayus. Demikian catatan online Admincollections tentang Meski ada di Hotel Sultan.

Sabtu, 18 Desember 2010

Operasi Mata

Pemimpin Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Ustaz Abu Bakar Ba'asyir, akan menjalani operasi mata di Rumah Sakit Aini. "Ustaz akhirnya akan menjalani Operasi Mata di Rumah Sakit Aini pada hari Senin (20/12/2010)," kata kerabat dekat Ba'asyir, Hasyim Abdulah, di Jakarta, Sabtu (18/12/2010).

Menurut Hasyim, kondisi mata Ba'asyir sebelah kiri sudah semakin memburuk dan kurang bisa melihat.

Operasi mata Ba'asyir beberapa mengalami perubahan. Pertama disebut-sebut di Rumah Sakit Pertamina Pusat, kemudian di RS Aini. Selanjutnya di RS Polri, tetapi batal. Akhirnya kembali ke RS Aini. "Ustaz rencananya akan menjalani operasi pada jam 08.00 WIB, dan yang mengoperasi adalah dokter Isfahani," kata Hasyim.

Permohonan operasi mata untuk Ba'asyir dilakukan karena ada keluhan yang serius pada mata sebelah kiri. Mata sebelah kiri Ba'asyir hanya bisa melihat cahaya, dan kondisi itu sebenarnya sudah dialami sejak enam bulan lalu. Selain itu, lutut kaki sebelah kirinya juga sering sakit.

"Untuk sementara, baru mata yang dioperasi, sedangkan untuk lututnya belum tahu kapan," tambah Hasyim. Demikian catatan online Admincollections tentang Operasi Mata.

Sabtu, 04 Desember 2010

Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia

Belum lagi Bendungan Karian terlihat wujudnya, optimisme sudah nampak di kalangan Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Banten. Setidaknya, Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Perpamsi Banten Subekti mengemukakan hal itu kemarin. “Kami akan mengoptimalisasikan sumber air dari situ,” katanya.

Menurut catatan Subekti, ke depan kebutuhan air di wilayah pelayanan Perpamsi Banten makin meningkat mencapai 16.000 liter per detik. Sementara itu, potensi air baku, sampai sekarang, tercatat mencapai 11.000 liter per detik. Dari jumlah itu, baru tergarap 7.750 liter per detik.

Makanya, kemudian, Bendungan Karian merupakan andalan yang bisa menjawab kebutuhan air bagi kawasan dimaksud pada masa mendatang.

Menurut catatan, Bendungan Karian terhitung sebagai megaproyek di Provinsi Banten. Lokasi bendungan berada di Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak. Bakal ada realisasi pembebasan 1.740 hektare tanah untuk proyek itu. Sementara, realisasi pembangunan bendungan pada 2012.

Pembangunan bendungan ini akan membebaskan lahan di Desa Sukarame, Sukajaya, Sajira, Sajira Mekar, Tambak, Pajagan, Pasir Tanjung, Mekarsari, Sindangsari, Calung Bungur, dan Sindang Mulya. Desa-desa tersebut berada di Kecamatan Sajira, Muncang, Cimarga dan Rangkasbitung. Sementara, ada 3.106 kepala keluarga yang bakal dipindahkan lantaran pembangunan tersebut. Adapun total anggaran pembangunan mencapai Rp 3 triliun.

Regionalisasi

Sementara itu, Subekti menambahkan pihaknya juga akan mewujudkan sistem pengelolaan berikut distribusi air minum secara regional. Cara ini akan mampu menekan biaya operasi sekaligus mampu meningkatkan pendapatan perusahaan, menurut Subekti.

Regionalisasi lanjut Subekti akan mampu menyatukan pengelolaan air minum yang selama ini masih terpecah-pecah. Kenyataan menunjukkan, pengelolaan air minum di Tanah Air kebanyakan berangkat dari pengelolaan air baku, air bersih, distribusi hingga sanitasi yang berjalan sendiri-sendiri. Akibatnya, permintaan apalagi suplai tak pernah seimbang.

Regionalisasi juga dipercaya mampu menjadi daya tarik untuk penambahan jumlah pelanggan air bersih. Cara itu akan mampu menaikkan jumlah pelanggan yang kini hanya 18.000 atau 11 persen dari jumlah masyarakat yang masih memerlukan pelayanan air bersih.

Perpamsi Banten beranggotakan 23 perusahaan air minum. Dari jumlah itu, 7 di antaranya adalah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sementara, sisanya adalah mitra kerja swasta. Demikian catatan online Admincollections tentang Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia.