Rabu, 10 November 2010

Priyo Budi Santoso

Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso menyarankan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tetap tinggal di dalam negeri untuk memimpin koordinasi penanganan bencana daripada menghadiri pertemuan G-20 di Seoul, Korea Selatan.

Menurut Priyo, SBY cukup mendelegasikan Wakil Presiden Boediono.

Priyo melanjutkan, G-20 merupakan pertemuan yang penting bagi Indonesia. Namun, perlu dipertimbangkan apakah harus Presiden yang pergi atau cukup Wapres dan beberapa menteri terkait. "Kalau saya memafhumi Presiden ke sana. Tapi kalau tidak enak, bisa Wapres. Saya sarankan beliau di sini, mengutus Wapres (ke Seoul). Beliau kepala negara simbol," katanya di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Rabu (10/11/2010).

Politisi Partai Golkar ini mengatakan, di kawasan internasional, terutama di Asia, Indonesia memang sedang diperhitungkan sebagai negara demokrasi terbesar dan negara Muslim terbesar yang moderat. Dengan begitu, Indonesia tak perlu khawatir.

Oleh karena itu pula, Priyo memandang Presiden SBY tetap berkantor saja di dalam negeri. "Barack Obama sendiri membatalkan kunjungan ke luar negeri ketika limpahan minyak terjadi di laut Amerika," tandasnya. Demikian informasi dari Admincollections tentang Priyo Budi Santoso.

0 komentar: