Jumat, 22 Oktober 2010

Pasar kendaraan Bermotor Nasional

Pasar kendaraan Bermotor Nasional diyakini akan tumbuh positif tahun depan. Untuk mobil diperkirakan 3-13 persen, sedangkan sepeda motor 5-10 persen. Besarnya pertumbuhan sangat dipengaruhi beberapa kebijakan fiskal pemerintah yang akan diterapkan tahun depan, seperti kenaikan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), pajak progresif, dan pembatasan bensin bersubsidi.

Pasar kendaraan Bermotor NasionalUntuk pasar mobil, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Joko Trisanyoto mengatakan, dari beberapa analisis pasar yang dilakukan pemerintah dan swasta, kondisi perekonomian tahun depan akan naik 6,2-6,4 persen, kemudian inflasi bergerak 5,3-6,5 persen, nilai tukar rupiah dipatok Rp 8.500-Rp 9.400 per dollar AS, dan suku bunga acuan 6,5-7,5 persen.

"Dari prediksi sejumlah pihak, antara lain dari pemerintah dan sejumlah bank swasta dan global, semuanya mengarah ke positif. Kalau sebelum-sebelumnya pemerintah saja yang positif, lainnya negatif, ini indikasi pertumbuhan tahun depan," jelas Joko di Bandung, pekan lalu.

Pasar mobil nasional pada 2011 diperkirakan tumbuh sebanyak 760.000-830.000 unit, naik dibandingkan tahun ini yang diproyeksikan 720.000 unit-735.000 unit.

Sementara untuk sepeda motor, menurut Wakil Ketua Umum Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) Johannes Loman, pertumbuhannya karena menguatnya harga komoditas di daerah-daerah. Total pasar 2011 diperkirakan naik menjadi 7,92 dari tahun ini yang diestimasikan 7,2 juta unit.

"Tapi, ada tantangan yang harus dihadapi industri sepeda motor ke depan, yakni isu pembatasan sepeda motor dan kemacetan lalu lintas," jelas Loman. Ia mengeluhkan kenapa sepeda motor jadi sorotan penyebab kemacetan. Pemerintah diharapkan bisa lebih bijak lagi menelurkan kebijakan dan menyediakan alternatif sarana pilihan transportasi yang layak. Demikian informasi dari Mobil keluarga Ideal Terbaik Indonesia tentang Pasar kendaraan Bermotor nasional yang dapat saya sampaikan, terima kasih.

0 komentar: